- Program S1 Fakultas Biologi UNSOED telah berdiri sejak 1963, sehingga beberapa kegiatan telah dilakukan dalam meningkatkan dan mengembangkan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Keberadaan Laboratorium Biologi Akuatik juga telah berusaha menyelenggarakan Tri Dharma ini, terutama dalam bidang penelitian (riset). Oleh karena itu, laboratorium ini termasuk dalam kelompok Laboratorium Riset. Hal ini didukung oleh Mata Kuliah Biologi Akuatik sebagai mata kuliah dasar laboratorium (sebagaimana laboratorium lain yang juga memiliki mata kuliah dasar bagi mata kuliah pilihan yang diemban oleh laboratorium) serta dukungan staf laboratorium yang berasal dari berbagai multidisplin ilmu untuk mengisi peluang yang ada melalui tujuan yang telah dicanangkan.
- Laboratorium Biologi Akuatik bertujuan untuk meningkatkan relevansi, organisasi dan pengelolaan intern, keberlanjutan, serta efisiensi dan produktivitas pada Mata Kuliah Pilihan Limnologi, Ekologi Mangrove, Biologi Laut, Karsinologi, Fikologi, dan Akuakultur. Bidang keahlian yang digeluti mencakup budidaya rumput laut dan organisme akuatik yang berkaitan dalam polikultur, taksonomi, biogeografi, konservasi, serta pencemaran perairan. Untuk mencapai tujuan, laboratorium memiliki ruangan seluas 126 m2 yang terbagi menjadi dua bagian. Ruang pertama berukuran seperempatnya (ber-AC) untuk staf, penyimpaan alat dan koleksi, sedangkan ruang kedua merupakan tempat menyimpan bahan kimia dan alat, museum mini, dan melakukan riset.
- Riset rutin yang sedang berjalan adalah program Science for the Protection of Indonesian Coastal Marine Ecosystems (SPICE) Project 2003-2010 yang merupakan program kerjasama UNSOED dan ZMT (Zentrum fuer Marine Tropenoekologie, Center for Tripical Marine Ecology) Bremen. Penelitian kerjasama ini telah meluluskan staf Laboratorium Biologi Akuatik Fakultas Biologi UNSOED yang bernama Dr.rer.nat. Erwin Riyanto Ardli melakukan studi S3, serta meluluskan mahasiswa S2 dan S1 (sebagaimana yang dinyatakan di bawah ini).
- SPICE merupakan kerjasama penelitian antara institusi yang ada Jerman dan Indonesia. Institusi Jerman yang terlibat yaitu AWI Bremerhaven, Terramare Wilhelmshaven, Universität Oldenburg, ZMT dan Universität Bremen, Universität Düsseldorf, GKSS Geesthacht, BSH dan Universität Hamburg, Frei Universität Berlin, GEOMAR dan Universität Kiel, IOW Warnemünde, serta AWI List/Silt; sedangkan institusi Indonesia yang terlibat yaitu UNRI Pekanbaru, UNAND Padang, UI Jakarta, IPB Bogor, ITB Bandung, UNSOED Purwokerto, UGM Yogyakarta, UNDIP Semarang, ITS Surabaya, UNHAS Makasar, serta UNSRAT Manado. Pendanaan berasal dari BMBF Jerman dan DKP/ RISTEK.
- Fase pertama (2003-2007) meneliti lima topik penelitian pada daerah utara dan selatan pulau Jawa, timur pulau Sumatera, dan selatan pulau Sulawesi. Salah satu topik penelitiannya bernama Cluster 2: Strategies for a Sustainable Use of the Living Resources and Mariculture in the Segara Anakan Lagoon yang mencakup dua tema penelitian sebagai berikut: (1). Development of measure for a sustainable use of the living resources of the Segara Anakan Lagoon, a tropical coastal ecosystem affected by environmental changes (ZMT, UNSOED, UNDIP, UI, PSC, LIPI); and (2). Ectoparasites as biological indicator organisms for the environmental conditions within and around Indonesian mariculture facilities (ZMT, IPB-CCMRS). Penelitian lapang dilaksanakan di Segara Anakan Cilacap, sedangkan kegiatan laboratorium dilaksanakan di Laboratorium Biologi Akuatik (base laboratory), Fisiologi Hewan, Taksonomi Hewan Fakultas Biologi UNSOED; serta Laboratorium Perikanan dan Ilmu Kelautan Fakultas Sains dan Teknik UNSOED. Kegiatan penelitian yang berlangsung diikuti oleh beberapa kegiatan antara lain: (1). International Course on Benthic Ecology: Benthic Organisms in Mangrove Forests and Tidal Flats. Kegiatan dilaksanakan di Fakultas Biologi UNSOED pada tanggal 1-5 Agustus 2004 dengan pembicara yaitu Dr. Inga Nordhaus, Dr.rer.nat. Moh. Husein Sastranegara, dan Simon Joscha Geist, Dipl. ; (2). International Workshop and Lectures on Aquatic Ecosystem of Monsoon Asia Region: Status, Resource and Their Sustainable Use. Kegiatan dilaksanakan di Rektorat UNSOED pada tanggal 6-10 Desember 2004 dengan pembicara yaitu Prof. Dr. Venugopalan Ittekkot, Prof. Rubijanto Misman, Dr. Tim Jennerjahn, Edy Yuwono, Ph.D., Dr. Inga Nordhaus, Dr.rer.nat. Moh. Husein Sastranegara, Dr. Rudhi Pribadi, Erwin Riyanto Ardli, M.Sc.; (3). International Workshop on Progress Report: Ecological Database in Segara Anakan Cilacap. Kegiatan dilaksanakan di Fakultas Biologi UNSOED pada tanggal 23 Januari 2006 dengan pembicara yaitu Prof. Dr. Venugopalan Ittekkot, Prof. Rubijanto Misman, Dr. Tim Jennerjahn, Edy Yuwono, Ph.D., Dr. Inga Nordhaus, Dr.rer.nat. Moh. Husein Sastranegara, Dr. Rudhi Pribadi, Erwin Riyanto Ardli, M.Sc.; (4). International Workshop-cum-Training Course on Coastal Ecosystems: Hazards Management and Rehabilitation. Kegiatan dilaksanakan di Lembaga Penelitian UNSOED pada tanggal 8-17 Agustus 2006 dengan pembicara Prof. Dr. Venugopalan Ittekkot, Prof. Rubijanto Misman, Dr. Tim Jennerjahn, Edy Yuwono, Ph.D., Dr. Inga Nordhaus, Dr. Rudhi Pribadi; (5). Indonesian – German Bilateral Workshop on SPICE Phase I: Ecological and Social Aspects of Segara Anakan Cilacap. Kegiatan dilaksanakan di Lembaga Penelitian UNSOED pada tanggal 26-27 Maret 2007 dengan pembicara Prof. Dr. Venugopalan Ittekkot, Prof. Rubijanto Misman, Dr. Tim Jennerjahn, Dr. Peter Holtermann, Ms. Insa Pohlenga, Mr. Bushra Nasir, Edy Yuwono, Ph.D., Purnama Sukardi, Ph.D., Dr. Inga Nordhaus, Dr.rer.nat. Moh. Husein Sastranegara, Dr. Rudhi Pribadi, Erwin Riyanto Ardli, M.Sc., Mr. Simon Joscha Geist, Ms. Sonja Rückert, Dr. Imam Widhiono, Dr. Petrus Hary Tjahja Soedibya, Mr. Sugiharto, Ms. Lucie Setiana, Dr. Isdy Sulistyo, dan Mr. Teuku Junaidi; (6). Penulisan buku dengan judul Synopsis of ecological and socio-economic aspects of tropical coastal ecosystems with special reference to Segara Anakan. Penerbitan dilakukan oleh Lembaga Penelitian UNSOED (ISBN 978-979-16877-0-6) pada bulan September 2007 dengan editor Edy Yuwono, Ph.D., Dr. Tim Jennerjahn, Dr.rer.nat. Moh. Husein Sastranegara, dan Purnama Sukardi, Ph.D.
- Mahasiswa yang terlibat pada fase pertama dari ZMT Bremen adalah Sonja Ruckert (S3), Tabea (S2), Peter (S2), dan Simon Joscha Geist (D3); sedangkan dari Fakultas Biologi UNSOED Purwokerto adalah Septinus Catur Satyo Nugroho (S2), Popi Hadi Wisnuwardhani (S2), Yasin Muliya Wijaya (S1), Muh. Fadlan Hadipudjana (S1), Joko Pamungkas (S1), Beny (S1), Yuni Yumiarti (S1), Rinto Andhi Suncoko (S1), Dendy Permana (S1), Zico Yudhi Wibowo (S1), Mas Jupri (S1), Edwin Hermawan (S1), Five Nugroho (S1), Fauzi (S1), Nurcahyo Arif Wibowo (S1), dan Ari Purnomo (S1).
- Fase kedua (2008-2010) dilakukan mulai 6 Februari 2008 dengan topik, tema dan tempat yang dibahas pada International Workshop on Implementation of SPICE Phase II Focussing on Segara Anakan Cilacap di Lembaga Penelitian pada tanggal 28 Februari 2008. Penelitian lapang dilaksanakan di Segara Anakan Cilacap, sedangkan kegiatan laboratorium dilaksanakan di laboratorium yang telah dinyatakan di atas ditambah Laboratorium Entomologi dan Parasitologi Fakultas Biologi UNSOED.
- Mahasiswa yang terlibat pada fase kedua dari ZMT Bremen adalah Carolin Herbon (S3), Regine Herrmann (S3), Sonja Kleinertz (S3), Polina Khrycheva (S2), dan stefan Theisen (S2); sedangkan dari Fakultas Biologi UNSOED Purwokerto adalah Eny Sofiatun (S2), Tri Arfianti (S2), Rinto Andhi Suncoko (S1), Dendy Permana (S1), Yuni Yumiarti (S1), Zico Yudhi Wibowo (S1), Sulistiono (S1), dan Jefri Permadi (S1).


infonya bagus….
meetingnya jadi kapan pak Husein
salam
EArdli
moderasinya lama juga